Selama puluhan tahun, sebagian besar dari apa yang kita ketahui tentang penuaan otak dipelajari dari populasi kulit putih. Namun, perkiraan menunjukkan bahwa sekitar 13% orang Latin berusia 65 tahun ke atas di AS hidup dengan Alzheimer atau demensia lainnya, tingkat yang lebih tinggi daripada di antara orang kulit putih non-Hispanik (sekitar 10%), dan risiko seumur hidup mereka sekitar 50% lebih tinggi. Penyebabnya tidak jelas. NIH percaya bahwa sudah waktunya untuk menelitinya secara mendalam. Sebagai hasilnya, hibah sekitar $15,85 juta diberikan kepada UC Davis Health dan UC San Diego untuk melacak sekitar 1.800 orang dewasa Latin selama sekitar 12 tahun. Ini adalah salah satu studi paling komprehensif di dunia tentang penuaan otak pada populasi ini, dan diharapkan menjadi model untuk studi penuaan di masa depan. Penting untuk dicatat: Ini adalah penelitian yang baru saja dimulai, bukan hasil.
Masalahnya: Sebagian Besar Penelitian Penuaan Dilakukan pada Populasi Kulit Putih
Selama puluhan tahun, sebagian besar penelitian penting tentang Alzheimer, Parkinson, dan penurunan kognitif dilakukan pada populasi kulit putih Amerika atau Eropa. Alasannya:
- Akses ke klinik penelitian: Orang Latin di AS cenderung kurang berpartisipasi dalam uji coba, karena alasan kepercayaan, bahasa, asuransi, dan lokasi
- Bias dalam perekrut: Peneliti lebih memilih populasi yang terdokumentasi dengan baik
- Hambatan komunikasi: Kuesioner survei hanya dalam bahasa Inggris
- Sejarah ketidakpercayaan: Komunitas minoritas mengingat penyalahgunaan di masa lalu (Tuskegee, dll.)
Hasilnya: Obat-obatan dan pendekatan diagnostik dikembangkan pada satu populasi dan diterapkan pada semua orang, bahkan ketika biologinya berbeda.
Mengapa Orang Latin Mengalami Demensia Lebih Banyak?
Tingkat yang lebih tinggi pada orang Latin disebabkan oleh alasan yang kompleks:
- Tingkat diabetes yang lebih tinggi: Sekitar 17% pada Hispanik dibandingkan sekitar 8% pada kulit putih non-Hispanik (data CDC). Diabetes adalah faktor risiko yang terbukti untuk demensia
- Obesitas: Sekitar 44,8% pada Hispanik dibandingkan sekitar 42,2% pada kulit putih, kesenjangan yang relatif kecil tetapi konsisten
- Akses terbatas ke layanan kesehatan: Tingkat tidak memiliki asuransi kesehatan pada Hispanik dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada pada kulit putih
- Tingkat pendidikan rata-rata yang lebih rendah: Setiap tahun pendidikan tambahan menambah ketahanan otak
- Genetika campuran: Orang Latin membawa kombinasi genetik yang beragam yang dapat mempengaruhi jalur penuaan
- Stres sosial-ekonomi kronis: Banyak yang tinggal di lingkungan yang tercemar, dengan tekanan keuangan yang konstan
Percobaan: Sekitar 12 Tahun, Sekitar 1.800 Peserta
Penelitian ini, dipimpin oleh Prof. Charles DeCarli dari UC Davis dan Prof. Hector Gonzalez dari UC San Diego, akan mencakup:
- Sekitar 1.800 peserta Latin (pengumuman penelitian tidak menyebutkan batas usia tertentu)
- Sekitar 12 tahun masa tindak lanjut
- Pemindaian MRI berulang
- Tes darah untuk biomarker demensia
- Penilaian kognitif
- Pengumpulan informasi tentang gaya hidup, pola makan, aktivitas fisik, dan stres
Tim akan membangun database paling komprehensif di dunia tentang penuaan otak pada orang Latin, terbuka untuk peneliti lain yang dapat menggunakannya. Penelitian ini didasarkan pada Hispanic Community Health Study/Study of Latinos (HCHS/SOL), salah satu database kesehatan terbesar di antara orang Latin di AS, dan akan dilakukan di berbagai daerah seperti Miami, San Diego, Chicago, dan New York.
Aspek Menarik yang Akan Diteliti
Para peneliti berharap dapat menjawab pertanyaan yang tidak jelas:
- Apakah obat Alzheimer bekerja pada orang Latin? Obat baru seperti lecanemab terutama dikembangkan pada pasien kulit putih. Kami tidak tahu apakah obat tersebut sama efektifnya pada populasi lain
- Varian genetik unik apa yang ada? Mungkin ada varian yang melindungi atau membahayakan
- Bagaimana faktor budaya mempengaruhi? Tradisi keluarga yang erat pada orang Latin bisa menjadi pelindung (dukungan sosial) atau beban (stres perawatan)
- Intervensi apa yang paling efektif? Pola makan, aktivitas fisik, pendidikan, intervensi apa yang berhasil di komunitas ini?
Model untuk Penelitian Masa Depan
Ini bukan yang pertama dari jenisnya, tetapi ini adalah salah satu yang paling komprehensif. Jika berhasil, ini akan menjadi model untuk meneliti populasi lain yang kurang terwakili:
- Afrika-Amerika (juga berisiko lebih tinggi)
- Asia (dengan karakteristik unik)
- Penduduk asli Amerika (kurang terwakili secara masif)
- Populasi miskin di Eropa dan Australia
Perkiraan: Dalam beberapa tahun, pengobatan akan bergerak dari "satu-ukuran-untuk-semua" menuju pengobatan yang disesuaikan dengan populasi dan pasien.
Mengapa Ini Relevan untuk Semua Orang, Bahkan Non-Latin?
Bahkan jika Anda bukan Hispanik, temuan ini akan relevan:
- Genetika bersama: Gen yang melindungi pada orang Latin mungkin juga bekerja pada orang lain
- Faktor risiko yang tumpang tindih: Diabetes, obesitas, dan stres ada pada semua orang
- Pemahaman yang lebih luas: Memahami penuaan dalam satu komunitas membantu memahami penuaan secara umum
Bagaimana Cara Berpartisipasi?
Mereka yang tertarik untuk berpartisipasi dan memenuhi kriteria dapat mendaftar melalui situs web universitas. Tim mencari keragaman regional, usia, dan kondisi kesehatan (baik yang sehat maupun yang mengalami penurunan kognitif). Partisipasi mencakup tes tanpa biaya selama penelitian. Banyak yang berharap penelitian itu sendiri akan berkontribusi pada kesehatan mereka.
Implikasi untuk Perawatan
Jika penelitian mengungkapkan bahwa obat-obatan tertentu kurang efektif pada orang Latin, perusahaan farmasi harus mengembangkan versi yang disesuaikan. Ini dapat meningkatkan biaya tetapi meningkatkan hasil. Perkiraan: Beberapa obat akan kembali ke papan gambar dengan penyesuaian.
Intinya
Penelitian ini adalah langkah penting dalam evolusi pengobatan. Kita semakin dekat ke era di mana "satu obat untuk Alzheimer" tidak akan menjadi satu-satunya jawaban. Sebaliknya, mungkin ada pendekatan yang berbeda untuk populasi yang berbeda, berdasarkan genetika dan gaya hidup. Di masa depan, seorang dokter yang mengatakan "pada kelompok ini obatnya bekerja secara berbeda" akan terdengar normal. Tetapi untuk sampai ke sana, seseorang harus melakukan pekerjaan itu. NIH dan UC melakukannya sekarang.
💬 Komentar (0)
Jadilah orang pertama yang mengomentari artikel tersebut.