Goto kola, juga dikenal sebagai Brahmi, Hydrocotyl dan Centella asiatica, merupakan tanaman tahunan yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis di Asia. Tanaman ini telah dikenal karena kegunaan obat tradisionalnya selama ribuan tahun, dan mendapatkan popularitas besar dalam beberapa tahun terakhir karena beragam khasiat kesehatannya. Salah satu fitur yang paling menarik dari gutto kola adalah kemampuannya untuk melindungi telomer dan bahkan memperpanjangnya, sebuah fitur yang memiliki potensi luar biasa untuk memperpanjang umur dan mencegah penyakit kronis.
Efek goto kola pada telomer:
Telomer adalah rangkaian pendek DNA yang terletak di ujung kromosom. Mereka melindungi kromosom dari kerusakan dan memungkinkan pembelahan sel normal. Namun, telomer memendek seiring pembelahan sel, dan pemendekan ini dikaitkan dengan penuaan dan penyakit kronis seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan penyakit degeneratif.Banyak penelitian menunjukkan bahwa pegagan dapat melindungi telomer dan bahkan memanjangkannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menemukan bahwa ekstrak gutu kola memperpanjang telomer pada sel manusia dewasa dalam kultur.
Studi lain yang dilakukan pada tahun 2018 menemukan bahwa mengonsumsi suplemen makanan yang mengandung gutu kola selama 12 minggu dapat memperpanjang telomer pada orang sehat.
Mekanisme tindakan:
Mekanisme pasti bagaimana gutto kola mempengaruhi telomer belum diketahui.
Ada kemungkinan bahwa tanaman mengaktifkan gen yang terlibat dalam verifikasi telomer, suatu proses di mana enzim khusus memulihkan telomer setelah pembelahan sel.
Goto kola juga dapat melindungi telomer dari kerusakan oksidatif, kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan molekul beracun lainnya.
Studi tambahan:
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efek gutto kola pada telomer pada manusia. Penelitian ini harus mencakup kelompok orang yang lebih besar dari waktu ke waktu, dan mengkaji dampak tanaman terhadap kesehatan umum dan harapan hidup mereka.
Aspek tambahan:
- Kegunaan medis lainnya: Goto kola juga dikenal karena kemampuannya untuk mengobati berbagai kondisi medis lainnya, seperti peradangan, luka, masalah kulit, dan masalah ingatan. Studi klinis menguji efektivitas tanaman dalam pengobatan penyakit seperti Alzheimer, Parkinson, dan kanker.
- Keamanan: Goto kola dianggap sebagai tanaman yang relatif aman, namun efek samping ringan seperti mual, muntah, dan diare dapat terjadi. Wanita hamil atau menyusui, orang yang menderita penyakit hati atau ginjal, dan orang yang menderita alergi tanaman sebaiknya menghindari penggunaan Goto Kola.
- Dosis: Dosis gutto kola yang dianjurkan bervariasi sesuai dengan kondisi medis dan bentuk tanaman yang dikonsumsi (ekstrak, bubuk, tablet). Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional yang berkualifikasi sebelum mengonsumsi gutu kola.
Ringkasan:
Goto kola merupakan tanaman obat kuno yang memiliki potensi luar biasa untuk memperpanjang umur dan mencegah penyakit kronis. Banyak penelitian menunjukkan kemampuan tanaman untuk melindungi telomer dan bahkan memperpanjangnya, sebuah fitur yang memiliki implikasi kesehatan yang signifikan. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengonfirmasi efeknya
Sumber informasi:
- Pemanjangan telomer dan pembaruan sel induk: pendekatan baru dalam pengobatan penuaan: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6755196/