Dulu, obat anti-penuaan hanya dicari dalam molekul kompleks, peptida, dan metode rekayasa genetika yang canggih. Namun, seringkali pengembangan dimulai dari jamur pada nasi (statin, rapamycin) atau penelitian tentang konsumsi sayuran tertentu. Minggu ini, sebuah penelitian baru menunjukkan kandidat lain dalam kategori ini: senyawa dalam bawang putih, yang mungkin Anda bunuh setiap kali Anda memasaknya.
Kisah DAS
Bawang putih mengandung ratusan senyawa, tetapi para peneliti mengidentifikasi satu senyawa spesifik sebagai kuncinya: Diallyl Sulfide (DAS). Ia tidak ditemukan dalam bawang putih utuh - ia terbentuk saat sel-sel bawang putih pecah. Saat memotong bawang putih, enzim yang disebut allinase bertemu dengan senyawa alliin, dan bersama-sama mereka membentuk DAS dan kerabatnya (DADS, DATS).
Ini adalah proses yang sama yang menghasilkan bau menyengat dari bawang putih cincang - bau yang hampir hilang saat dimasak lama.
Apa yang DAS lakukan pada otot?
Tim tersebut meneliti tikus tua (24 bulan, setara dengan manusia berusia 70 tahun):
- Kelompok percobaan: Menerima DAS dengan makanan selama 12 minggu.
- Kelompok kontrol: Menerima diet yang sama tanpa DAS.
Hasilnya:
- 15% lebih sedikit kehilangan massa otot selama periode penelitian.
- Peningkatan 25% dalam kekuatan genggaman (standar emas untuk sarkopenia).
- Peningkatan signifikan dalam fungsi mitokondria di sel otot - lebih banyak energi tersedia.
- Penurunan penanda peradangan sistemik (CRP, IL-6).
- Lebih sedikit sel senesen di jaringan otot.
Bagaimana cara kerjanya? Jalur biologis
DAS mengaktifkan jalur yang disebut AMPK (AMP-Activated Protein Kinase) - jalur yang sama yang diaktifkan oleh metformin. AMPK adalah "sensor energi" sel:
- Saat diaktifkan, sel menghemat energi, membersihkan komponen yang rusak (autofagi), meningkatkan fungsi mitokondria.
- Ini juga merupakan jalur yang diaktifkan oleh pembatasan kalori dan aktivitas fisik.
- Aktivasi AMPK kronis dikaitkan dengan umur panjang di semua model percobaan yang diuji.
Dengan kata lain: DAS bekerja pada jalur yang sama yang sudah diketahui memiliki efek anti-penuaan. Perbedaannya: ia dapat diakses oleh semua orang, dengan harga 3 shekel per siung bawang putih.
Cara makan bawang putih yang benar
Ini adalah poin kritisnya. Kebanyakan orang menghilangkan DAS tanpa sadar:
Kesalahan 1: Memasak bawang putih utuh
Jika Anda menggoreng siung bawang putih utuh, enzim allinase tidak aktif - hampir tidak ada DAS. Aromanya lembut, begitu pula manfaatnya.
Kesalahan 2: Memasak bawang putih cincang segera
Jika Anda memotong bawang putih dan langsung memasukkannya ke dalam wajan panas - enzimnya hancur oleh panas sebelum sempat bekerja. Lagi-lagi tidak ada DAS.
Metode yang benar: potong, tunggu, masak
Langkah 1: Potong, haluskan, atau tekan bawang putih menggunakan pemeras bawang putih atau pisau.
Langkah 2: Biarkan selama setidaknya 10 menit pada suhu kamar. Selama waktu ini, enzim membentuk DAS.
Langkah 3: Kemudian (dan hanya kemudian) tambahkan ke masakan. Memasak tidak akan menghilangkan DAS yang sudah terbentuk.
Metode alternatif: Makan bawang putih segar dalam saus celup (hummus, chimichurri, vinaigrette). Tanpa dimasak sama sekali.
Jumlah yang disarankan
Berdasarkan penelitian pada tikus, dan konversi ke manusia:
- 2-3 siung bawang putih segar per hari = ~5-7 gram.
- Jika terlalu banyak: bahkan satu siung per hari memberikan efek yang signifikan.
- Bisa dibagi menjadi dua kali makan (setengah siung setiap kali).
Suplemen bawang putih: ya atau tidak?
Di pasaran ada banyak suplemen bawang putih: kapsul bawang putih, bubuk bawang putih kering, ekstrak bawang putih "tua" (Aged Garlic Extract). Bagaimana statusnya?
- Bubuk bawang putih kering: Kehilangan sebagian besar DAS selama produksi. Jika labelnya mengatakan "tinggi DAS", ada baiknya diperiksa.
- Bawang putih tua: Mengalami proses selama berbulan-bulan. Komposisinya berbeda - mengandung senyawa bermanfaat lainnya (S-allyl cysteine), tetapi lebih sedikit DAS.
- Minyak bawang putih: Dapat mengandung DAS, tetapi dalam jumlah yang bervariasi.
Rekomendasi: Bawang putih segar selalu lebih baik. Suplemen bisa menjadi cadangan untuk hari-hari ketika tidak ada bawang putih di rumah.
Peringatan
Bawang putih dalam jumlah tinggi bukannya tanpa efek samping:
- Pengencer darah - jika Anda mengonsumsi Coumadin/aspirin, konsultasikan dengan dokter.
- Iritasi saluran pencernaan - pada beberapa orang.
- Bau - tetapi itu tandanya Anda melakukannya dengan benar :)
- Interaksi dengan obat HIV - penting untuk diketahui jika relevan.
Kesimpulan
Di dunia yang penuh dengan suplemen mahal yang dijanjikan akan membuat Anda kembali berusia 30 tahun, ada sesuatu yang menyegarkan tentang senyawa dalam bawang putih yang digunakan ibu Anda, nenek Anda, dan seluruh kawasan Mediterania selama ribuan tahun - yang membuktikan dirinya dalam penelitian. Anda hanya perlu tahu cara menyiapkannya: potong, tunggu 10 menit, masak. Itu saja.
Ini bukan solusi tunggal untuk sarkopenia - diet tinggi protein, latihan ketahanan, dan vitamin D masih menjadi inti (lihat artikel kami tentang sarkopenia). Tetapi DAS adalah tambahan kecil, sederhana, dan didukung secara ilmiah, yang hampir tidak akan memakan biaya apa pun.
💬 תגובות (0)
היו הראשונים להגיב על המאמר.