דלג לתוכן הראשי
Transplantasi Organ

Memperbarui Jantung - Regenerasi Jantung Melalui Pembalikan Metabolisme

Jantung manusia adalah organ dengan kemampuan regenerasi yang terbatas. Seiring bertambahnya usia, kemampuan jantung untuk memperbaiki dirinya sendiri setelah cedera menurun, yang menyebabkan penyakit kardiovaskular. Penelitian baru dan menarik menawarkan pendekatan baru untuk mengobati jantung yang menua: mengurangi fungsi mitokondria di otot jantung untuk merangsang regenerasi sel otot jantung (kardiomiosit). Pembalikan Metabolisme: Berbeda dengan pendekatan terapi yang ada, penelitian ini tidak berfokus pada penguatan fungsi mitokondria, melainkan pada pengurangannya. Para peneliti menemukan bahwa pengurangan protein RISP, yang penting untuk fungsi mitokondria, menyebabkan perubahan metabolisme pada kardiomiosit dewasa. Perubahan ini menyebabkan penurunan konsumsi oksigen dan peningkatan konsumsi glukosa, serta memicu proses yang disebut "remodeling hiperplastik". Selama proses ini, terjadi proliferasi sel otot jantung tanpa peningkatan ukurannya.

⏱️2 Membaca menit ✍️Reverse Aging 👁️1,375 Tampilan

Jantung manusia adalah organ dengan kemampuan regenerasi yang terbatas.
Seiring bertambahnya usia, kemampuan jantung untuk memperbaiki dirinya sendiri setelah cedera menurun, yang menyebabkan penyakit kardiovaskular.
Penelitian baru dan menarik menawarkan pendekatan baru untuk mengobati jantung yang menua: mengurangi fungsi mitokondria di otot jantung untuk merangsang regenerasi sel otot jantung (kardiomiosit).

Pembalikan Metabolisme:

Berbeda dengan pendekatan terapi yang ada, penelitian ini tidak berfokus pada penguatan fungsi mitokondria, melainkan pada pengurangannya.
Para peneliti menemukan bahwa pengurangan protein RISP, yang penting untuk fungsi mitokondria, menyebabkan perubahan metabolisme pada kardiomiosit dewasa.
Perubahan ini menyebabkan penurunan konsumsi oksigen dan peningkatan konsumsi glukosa, serta memicu proses yang disebut "remodeling hiperplastik".
Selama proses ini, terjadi proliferasi sel otot jantung tanpa peningkatan ukurannya.

Efek Terapi:

Dalam percobaan pada tikus, pengurangan RISP tidak hanya menyebabkan regenerasi kardiomiosit di jantung yang sehat, tetapi juga migrasi sel jantung baru ke area yang rusak akibat serangan jantung.
Temuan ini menunjukkan potensi besar untuk mengobati jantung yang rusak melalui pendekatan ini.

Mekanisme Molekuler:

Penelitian ini menunjukkan beberapa mekanisme molekuler yang mungkin menyebabkan regenerasi kardiomiosit:

  • Perubahan Epigenetik: Penurunan kadar alfa-ketoglutarat (yang diperlukan untuk demetilasi yang dimediasi TET) dan peningkatan kadar S-adenosylmethionine (yang diperlukan untuk aktivitas metiltransferase) dapat menyebabkan peningkatan metilasi DNA, dan dengan demikian perubahan dalam ekspresi gen yang terkait dengan perkembangan dan proliferasi sel jantung.
  • Aktivitas AMPK dan mTOR: Tidak adanya aktivasi AMPK (pasokan energi tetap terjaga) bersamaan dengan aktivasi mTOR dapat berkontribusi pada proses regenerasi.

Penelitian ini membuka jalan bagi pendekatan terapi baru dan menjanjikan untuk mengobati jantung yang menua.
Pengurangan fungsi mitokondria dapat merangsang regenerasi sel otot jantung, baik di jantung yang sehat maupun di jantung yang rusak setelah serangan jantung.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki efektivitas dan keamanan pendekatan ini pada manusia, namun temuan penelitian ini menimbulkan harapan besar untuk pengobatan penyakit jantung yang lebih efektif di masa depan.

Referensi: https://www.jci.org/articles/view/165482

💬 Komentar (0)

Untuk merespons, Anda memerlukan akun. Tulis komentar Anda dan klik Publikasikan, dan Anda akan diarahkan ke pendaftaran cepat. Komentar akan disimpan dan dipublikasikan setelah disetujui.

Jadilah orang pertama yang mengomentari artikel tersebut.

Apakah Anda menikmati situs ini? Beri tahu teman-teman 🙌 Tidak menikmatinya? Beri tahu kami dan kami akan memperbaikinya 💬

💬 Ceritakan kepada kami